-->
  • TAUKAH ANDA? KERAJAAN-KERAJAAN ISLAM DI JAZIRAH ARAB

      





      SANGKETTA MUSLIM-   Sejak Nabi Muhammad hijrah ke madinah beliau mulai memperkuat keamanan disana dengan memulai berdirinya sebuah negara dan ini adalah diantara kerajaan setelah beliau wafat:


        A. HIJAZ

        Dikota Madinahlah Nabi Muhammad saw. mula-mula berdirinya negara. Sudah nyata bahwa mendirikan  agama dengan merdeka tiada akan tercapai kalau tidak dengan negara merdeka. 

        Kota Madinah adalah pusat politik Islam yang mula-mula sekali, meskipun setelah kuat negara itu Nabi Muhammad saw. menaklukkan Negeri Mekkah,dan Mekah tidaklah memperoleh bagian menjadi ibukota 

        setelah Nabi Muhammad wafat pada zaman khalifah-khalifah Abu Bakar, Umar, utsman kota Madinah masih tetap menjadi ibukota. Namun, pada zaman Ali karena memandang kepentingan perang dengan muawiyah dan kaum khawarij Ali memindahkan ibukota ke kufah setelah kekuasaan bulat di tangan muawiyah dan Damsyik dijadikannya ibukota kerajaan Bani Umayyah.

        B. YAMAN

        Lain halnya dengan Yaman, tanah yang subur itu sejak zaman pembangunan kerajaan Islam, Yaman menjadi rebutan siasat pada zaman Khalifah Al Makmun, ia telah mengirim Wali di sana yaitu, Muhammad Ibnu Ibrahim az- zayyadi  Untuk menjaga jangan sampai lawannya, kaum alawiyin menanam pengaruh di sana. Pada tahun 203 H wali itu telah berangkat ke tempat kedudukannya yang baru melalui Mekah pada tahun 204 H ia sampai di sana, dan didirikannya kota zabid sebagai pusat kekuasaannya 

          Namun karena amat jauh hubungan dengan pusat boleh dikatakan Wali Muhammad Ibnu Ibrahim Al zayyadi memperoleh kemerdekaan penuh dan untuk menghilangkan kecurigaan khalifah Bani Abbas tetap juga didoakan nama khalifah di dalam khutbahnya dan setiap tahun dikirimkan juga upeti tanda takluk. Oleh sebab itu tidaklah cukup alasan untuk menghentikan atau memeranginya sehingga Kian lama Kian kuatlah ia berdiri sendiri sampai ia wafat pada tahun 254 H sanggup ia berkuasa selama 50 tahun.


         Setelah ia meninggal naik lah putranya menggantikannya setelah putranya itu wafat, berganti-gantilah budak-budak yang dimerdekakannya naik tahta sampai tahun 553 H selama 300 tahun berkuasa Daulah yang terkenal dengan nama zaiyadiah itu karena pendirinya adalah Muhammad Ibnu Ibrahim keturunan zayyat Ibnu politikus besar pada zaman muawiyah dan pernah menjadi walinya di Irak


    C. KERAJAAN YAMAN YANG TERAKHIR


        Pada tahun 1000 H timbullah kembali di Yaman kerajaan zaidiyah berkedudukan di San’a kerajaan ini di bangsa kan kepada Zaid Ibnu Ali keturunan Ali Ibnu Abi Thalib. Rajanya memakai gelar Imam, mula-mula diakuinya kekuasaan Turki namun pada keturunannya yang terakhir yaitu Al Imam Yahya Hamidun Al mutawakil melepaskan diri dari Turki ketika permulaan Perang Dunia 2, dengan siasatnya Ia mendapat merdeka dari pengaruh Inggris yang telah menguasai Aden dan Italia, serta yang menguasai jiboti dengan usaha raja yang bijaksana itu Yaman dapat memelihara kemerdekaannya dari pengaruh asing, raja yang bijaksana di antara raja-raja Islam terbesar pada bermulaan abad ini mati terbunuh oleh kaum pemberontak yang dipimpin oleh Al Wazir ini menurut berita yang tersiar ke seluruh dunia pada bulan Februari 1948 Rabiul akhir 1376 H lembaga persatuan negara-negara Arab mengakui putra baginda Syaiful Islam menjadi pengganti raja yang mangkat itu.

     

    Sumber; SEJARAH UMAT ISLAM (PROF. DR, HAMKA)

  • You might also like

    No comments:

    Post a Comment

sifat munafik

عَنْ عَبْدِ اللهِ بْنِ عَمْرِو - رَضِيَ اللهُ عَنْهُمَا - قَالَ: قَالَ رَسُولُ اللهِ : أَرْبَعُ مَنْ كُنَّ فِيهِ كَانَ مُنَافِقًا خَالِصًا...